Langsung ke konten utama

tugas konsep teknologi ke-4 sistem dan komponen penyusunnya

SISTEM & KOMPONEN PEYUSUNNYA
· Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu untuk mencapai suatu tujuan.
  Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah system :
               1. TUJUAN
                   Sistem informasi memiliki 3 tujuan utama yang umum ( Hall, 2000 ) :
        a. Untuk mendukung fungsi kepengurusan manajemen,
        b. Untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen,
        c. Untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan.
2. MASUKAN ( INPUT )
    Masukan ( input ) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan
   selanjutnyamenjadi bahan untuk diproses. Dalam Sistem Informasi, masukan dapat  
   berupa data transaksi, data non-transaksi ( misalnya surat pemberitahuan ) dan
   instruksi.

3. PROSES
   Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari 
   masukan menjadi keluaran. Pada sistem informasi, proses dapat berupa suatu 
   tindakan yang bermacam – macam seperti meringkas data, melakuakn perhitungan 
   dan mengurutkan data.

4. KELUARAN ( OUTPUT )
   Keluaran ( output ) merupakan hasil dari pemrosesan. Keluaran dalam sistem 
   informasi berupa informasi, saran, cetakan laporan dan sebagainya.

5. MEKANISME PENGENDALIAN DAN UMPAN BALIK
    Mekanisme pengendalian ( control mechanism ) diwujudkan dengan menggunakan 
    umpan balik ( feedback ) yang mencuplik keluaran untuk mengensalikan masukan 
   dan proses agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan. Umpan balik dibedakan 
   menjadi dua
     a. umpan balik negative : umpan balik untuk menyesuaikan penyimpangan 
         terhadap standar biasa.
         contoh : penerapan thermostat pada sistem pendingin AC.
    b. umpan balik positif : umpan balik yang bertujuan untuk menambah kekuatan atau 
        mendorong proses supaya memberikan hasil yang lebih baik, tanpa harus 
        menunggu terjadinya penyimpangan.
        contoh : sistem perencanaan kas ( Jogiyanto, 2000 ).
        Umpan balik positif dapat disebut umpan maju ( feedfoward ).

6. BATAS ( BOUNDARY )
     Batas ( boundary ) sistem adalah pemisahan antara sistem dan daerah di luar 
     sistem ( lingkungan ). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup dan 
     kemampuan sistem. Batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi 
    sehingga akan mengubah perilaku sistem. Contoh : penjualan saham ke publik 
    dapat mengurangi keterbatasab dana.
7. LINGKUNGAN
    Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Bagi sebuah 
    organisasi, lingkungan dapat berupa vendor, pelanggan, pemilik, pemerintah, bank, 
    dan bahkan pesaing.

CONTOH LAINYA:

a. Contoh - Contoh Sistem Pakar, antara lain:


1. Sistem Kontrol. 
Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontrol terhadap cara pengobatan dan perawatan pasien.
komponennya : 
-data keadaan / gejala penyakit pasien
-sensor data atau kode alarm.
-solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit.

2. Sistem Desain.
Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.

3. Sistem Diagnosis.
Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain. 
komponen-komponen umum penyusunya:
-data di lapangan / keadaan dan gejala.
-tingkat kerusakan / tingkat bahaya atau stadium.
-kemungkinan gejala dan solusi mendekati benar.


4. Sistem Intruksi. 
Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. 
Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
semisal, modul maupun halaman web mengenai ccna dari cisco.
komponen:
- pendahuluan mengenai materi
- penjelasan lengkap mengenai materi
- tata urutan dalam mempelajari materi dan bebrbagai urutan tingkatan ccna.

5. Sistem Interpretasi.
Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. 
Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
contoh: voice recognation untuk mencari rute perjalanan
komponen:
- data suara dari user
- gps penentu posisi sekarang
- dan algoritma penentu rute terdekat.


6. Sistem Monitor. 
Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut. hamppir sama dengan gps namun lebih akurat dan komponen pendukungnya lebih spesifik semisal:
posisi dalam garis lintang, kedalaman air, cuaca, jarak dari posisi ke tujuan

7. Sistem Perencanaan. 
Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
contoh: program pemasukan dan pengeluaran dalam kehidupan sehari-hari.
komponenya:
- pemasukan
- pengeluaran
- grafik banyak sedikit pengeluaran dalam waktu tertentu.

8. Sistem Prediksi.
Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
yang lain Sistem pendeteksi gempa
komponenya:
- data di lapangan
- besar getaran yang terjadi dalam skala ritcher
- data penentu kemungkinan terjadi tsunami atau tidak.
- dan informasi mengenai posisi pusat gempa


9. Sistem Seleksi. 
Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik, kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
contoh: sistem pemilihan Hanphone berdasarkan minat dan kriteria yang si inginkan pengguna. jadi pada akhirnya sang calon pengguna mendapat produk yang direkomendasikan dan diharapkan sesuai kebutuhan calon pengguna / pembeli hanphone tsb.

10. Sistem Simulasi. 
Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. dan merupakan perkembangan dari sistem prediksi yang lebih canggih. karena teah mampu menggambarkan kemungkinan kejadian yang akan terjadi dalam hal nyata dengan data-data pendukung yang ada dan dapat dimanipulasi sehingga mampu memprediksi dan menampilkan proses yang kemungkinan akan terjadi.
Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca. 
program pendeteksi kemungkina terjadinya tsunami atau tidak.
mungkin masih banyak contoh-contoh dari sistem yang lain yang lebih canggih dan lebih akurat tentunya....

Komentar

  1. kenapa nggak 1 aja yang dibahas biar lebih detail gitu ?

    BalasHapus
  2. kurang detailnya informasi mengenai tiap sistemnya menjadi kendala dalam pencarian mendetail mengenai beberapa sistem yang ada.

    BalasHapus
  3. kurang detailnya informasi mengenai tiap sistemnya menjadi kendala dalam pencarian mendetail mengenai beberapa sistem yang ada.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peyek pertamaku...

Suatu hari, seorang anak kecil bernama Dika pergi ke pasar bersama ibunya. Ketika mereka berjalan-jalan di sekitar pasar, Dika melihat seorang penjual peyek kacang yang sedang sibuk merapihkan peyek dagangannya. Dika penasaran dan bertanya kepada ibunya apa itu peyek kacang. Ibu Dika menjelaskan bahwa peyek kacang adalah camilan yang terbuat dari kacang tanah yang diolah dengan tepung dan bumbu digoreng menjadi semacam kerupuk. Dika tertarik mencoba dan ibunya membelikan beberapa bungkus peyek kacang dari penjual tersebut. Ketika Dika mencicipi peyek kacang untuk pertama kalinya, ia merasa sangat senang karena rasanya enak dan gurih. Ia terus mengunyah peyek kacang sambil melihat-lihat di sekitar pasar. Dika merasa sangat senang dengan pengalamannya yang baru saja ia rasakan, dan ia berencana untuk meminta ibunya untuk membelikan lagi beberapa bungkus peyek kacang ketika mereka pergi ke pasar lainnya. Setelah itu, Dika sering kali meminta ibunya untuk membelikan peyek kacang setiap kal...

DEDI GORENG

 Di sebuah kota kecil yang dikenal dengan warung gorengannya yang lezat, hiduplah seorang pria bernama Dedi. Dedi adalah seorang pecinta makanan gorengan. Setiap harinya, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menyantap gorengan yang menggoda. Suatu malam, setelah menghabiskan sejumlah besar gorengan, Dedi merasakan perutnya terasa tidak enak. Dia mengabaikannya dan menganggap itu hanya akibat kekenyangan biasa. Namun, gejala-gejala yang tidak biasa mulai muncul. Dalam semalam, Dedi mengalami mimpi buruk yang menakutkan. Dia bermimpi berada di dalam sebuah warung gorengan yang dipenuhi dengan penampakan hantu penjual gorengan. Mereka berteriak dan mengancamnya, memperingatkannya untuk berhenti makan gorengan secara berlebihan. Dedi terbangun dengan keringat dingin, merasa ketakutan dan ketidaknyamanan. Namun, ketagihan Dedi terhadap gorengan tidak surut. Dia terus makan dengan rakusnya, meskipun kesehatannya semakin menurun. Perutnya semakin membuncit dan dia mulai merasakan sakit...

10 FAKTA MENARIK TENTANG APLIKASI BIBIT!

 Reksa Dana Berbasis Teknologi: Bibit adalah platform investasi yang memanfaatkan teknologi untuk memberikan akses mudah kepada pengguna untuk berinvestasi dalam reksa dana. Ini menciptakan peluang bagi individu dengan berbagai tingkat pengetahuan keuangan untuk memulai investasi dengan mudah. Diversifikasi Portofolio: Bibit menyediakan berbagai pilihan portofolio reksa dana yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi pengguna. Diversifikasi portofolio dapat membantu mengurangi risiko investasi. Investasi Mulai dari Nominal Kecil: Bibit memungkinkan pengguna untuk memulai investasi dengan nominal yang relatif kecil. Hal ini membuat investasi di pasar modal lebih terjangkau bagi banyak orang. Sistem Robo-Advisor: Platform ini menggunakan sistem robo-advisor untuk membantu pengguna dalam memilih portofolio investasi yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan mereka. Ini membuat pengalaman investasi lebih otomatis dan sederhana. Pendidikan Keuangan: Bibit tida...